Kamis, 04 Maret 2021

 TEKNIK INFORMATIKA (S1)

 DI 

STMIK AMIK BANDUNG


Program Studi Informatika bertujuan untuk menghasilkan sarjana di bidang informatika yang mampu merencanakan, merancang dan mengimplementasikan suatu sistem terpadu untuk menyelesaikan persoalan teknologi informasi di berbagai bidang seperti pendidikan, perbankan, telekomunikasi, manufaktur, atau industri lainnya.


PROGRAM PEMINATAN DI STMIK AMIK

1. CYBER SECURITY

2. IOT DAN AI

PROSPEK KERJA DI STMIK AMIK

SYSTEM INTEGRATOR

merupakan profesi yang berperan dalam menganalisa suatu sistem yang akan dibuat dengan menyatukan beberapa perangkat lunak untuk saling bekerja sama, baik dalam satu komputer atau beberapa komputer yang terhubung dalam satu jaringan

IT SECURITY ANALYST

berperan dalam menganalisis keamanan perangkat lunak dan perangkat keras dan merancang keamanan untuk perangkat teknologi informasi

EMBEDDED SOFTWARE ENGINEER

bertugas dalam menganalisis dan merancang perangkat lunak yang digunakan dalam perangkat embedded computing.

IT SECURITY TESTER

bertugas dalam merancang dan melakukan pengujian keamanan perangkat lunak dan perangkat keras komputasi

IOT ENGINEER

merupakan profesi yang memiliki pemahaman dan kemampuan mengembangkan perangkat lunak yang dapat menggunakan internet dan berinteraksi tanpa campur tangan manusia

FINTECH SPECIALIST

merupakan profesi yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menganalisis, merancang, mengembangkan, dan memelihara perangkat teknologi finansial.

SOFTWARE ENGINEER

profesi yang mengembangkan perangkat lunak yang dapat memudahkan pekerjaan mmanusia

BIDANG-BIDANG LAIN

Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana Teknik Informatikajuga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.





Senin, 01 Maret 2021

REVIEW KAMPUS STMIK AMIK BANDUNG

 

PENGALAMAN KULIAH DI STMIK AMIK BANDUNG!

Hallo,Nama saya Arya Komarudin saya lulusan 2018 waktu itu saya daftar telat satu tahun dikarenakan ingin mencoba dunia kerja,saya tinggal didaerah bandung juga, pada 2019 saya dan teman saya mencoba daftar Ke STMIK AMIK bandung.kalian tidak usah pusing-pusing dengan biaya saya mendapatkan beasiswa..

Saya mengambil jurusan Teknik Informatika karena saya terpikir ingin melanjutkan dasar-dasar teori saya di SMK.

Pertama daftar orang tua saya setuju untuk melanjutkan Jenjang pendidikan saya dan semakin kesini semakin saya bisa merasakan hal-hal yang cukup baik untuk saya bekal ilmu yang cukup dan sangat berbeda di waktu pembelajaran SMK.

Banyak sekali kegiatan kampus yang menyenangkan untuk saya, saya masuk himmpunan dll untuk mengisi waktu saya agar tidak menjadi mahasiswa Kupu-kupu,

Secara akademis pun saya sangat berjuang mendapat nilai yang tinggi atau IPK yang bagus ,fasilitas yang ada dikampus sangat saya manfaatkan untuk kegiatan belajar seperti Perpustakaan Smart Library dengan koleksi buku yang lengkap baik literatur  mempermudah mahasiswa dalam menemukan diktat yang dipakai dalam perkuliahan. Buku-buku ini tentunya membutuhkan perawatan dan penomoran supaya tidak hilang dan terawat dengan baik. Karena itu sistem pengelolaan perpustakaan juga sangat dibutuhkan. Sistem ini akan mengolah data yang sudah diinput ke dalamnya dengan rapi. Dengan begitu, mahasiswa yang membutuhkan buku dapat mencari melalui sistem dan mencari nomor yang sesuai dengan buku yang dimaksud di rak penyimpanan. Semua data peminjam juga akan dimasukkan sistem supaya dapat mempertanggungjawabkan penggunaan buku. , Higt Tech Classroom ruang kelas yang sangat nyaman untuk belajar selama pembelajaran mahasiswa, dan masih banyak lagi.

Adapun tempat-tempat lainnya seperti indoor maupun outdoor , jarimgan wifi yang kuat membuat mahasiswa betah untuk lama-lama dikampus, area olahraga yang memadai fasilitas parkir yang cukup luas untuk mahasiswa. Adapun sistem keuangan dan BAAK mahasiswa dapat memantau perkembangan nilai dengan mudah., sistem ini memberi informasi mengenai jadwal mengajar, nilai mahasiswa, daftar hadir saat perkuliahan bagi mahasiswa maupun dosen, serta keperluan cetak kartu ujian, lembar KRS, maupun surat-surat pengantar yang dibutuhkan mahasiswa untuh magang maupun skripsi.

 

PEMBELAJARAN DI STMIK AMIK BANDUNG

 DARING SELAMA COVID


Corona Virus Atau bisa disebut CoV adalah virus yang dapat menginfeksi mamalia termasuk manusia, virus ini menyebabkan  penyakit-penyakit mulai flu ringan hingga menginfeksi pernapasan.

Virus corona pertama kali muncul di China pada Desember 2019 dan merembak ke negara lain termasuk indonesia. 

Hal tersebut menyebabkan pemerintah daerah untuk melakukan PSBB (Pembatasan Skala Besar-besaran untuk menekan agar penyebaran virus tidak meluas, semua kegiatan di yang dilakukan di luar rumah di stop.

 

Hal tersebut mempengaruhi terhadap dunia pendidikan termasuk pembelajaran di "STMIK AMIK BANDUNG".  Sulitnya penangan covid ini membuat pemerintah menerapkan sistem Daring untuk pembelajaran, pada bulan maret saat pertama kali diberlakukan sistem daring atau pembelajaran jarak jauh STMIK AMIK melakukan sekolah daring mengikuti intruksi pemerintah.

 

Dalam daring pembelajaran ini tanpa tatap muka secara langsung melainkan dilakukan dengan online bisa dengan flatform seperti ZOOM,MEET dll.

Dosen sendiri harus bisa memberikan media pembelajaran yang efektif untuk ini dengan inovasi dengan memanfaatkan daring.

 

Pembelajaran dengan menggunakan teknologi sekarang memang dapat dijadikan alternatif saat ini apalagi di kehidupan sekarang, kemajuan saat ini dapat memperngaruhi pembelajaran  selama pandemi ini, terutama pemanfaatan teknologi di STMIK AMIK cukup memadai untuk mahasiswa belajar, Mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi ini untuk daring STMIK AMIK menyediakan flatform untuk mengakses mahasiswa daring melalui LMS dan sangat memudahkan untuk presensi mahasiswa. 

 

Mahasiswa melaksanakan pembelajaran melalui handphone atau media lain seperti laptop ,Personal computer (PC) Yang bisa terhubung dengan koneksi internet dan media sosial pu n sangat di butuhkan untuk berkomunikasi dengan dosen seperti whatsapp dan Telegram, dengan demikian dosen dapat memastikan mahasiswa belajar dengan baik mengikti pembelajaran meskipun daring atau berbeda tempat.

Meskipun begitu terdapat masalah seperti kuota yang membutuhkan biaya cukup tinggi harganya bagi siswa dan guru guna memfasilitasi kebutuhan pembelajaran daring. Kuota yang dibeli untuk kebutuhan internet menjadi melonjak dan banyak diantara orangtua siswa yang tidak siap untuk menambah anggaran dalam menyediakan jaringan internet.

Hal ini pun menjadi permasalahan yang sangat penting bagi mahasiswa, jam berapa mereka harus belajar dan bagaimana data (kuota) yang mereka miliki, sedangkan orangtua mereka yang berpenghasilan rendah atau dari kalangan menengah kebawah (kurang mampu). Hingga akhirnya hal seperti ini dibebankan kepada mahasiswa yang ingin anaknya tetap mengikuti pembelajaran daring.

Pembelajaran daring tidak bisa lepas dari jaringan internet. Koneksi jaringan internet menjadi salah satu kendala yang dihadapi siswa yang tempat tinggalnya sulit untuk mengakses internet, apalagi mahasiswa tersebut tempat tinggalnya di daerah pedesaan, terpencil dan tertinggal. Kalaupun ada yang menggunakan jaringan seluler terkadang jaringan yang tidak stabil, karena letak geografis yang masih jauh dari jangkauan sinyal seluler. Hal ini juga menjadi permasalahan yang banyak terjadi pada Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran daring sehingga kurang optimal pelaksanaannya.


 


 TEKNIK INFORMATIKA (S1)  DI  STMIK AMIK BANDUNG Program Studi Informatika bertujuan untuk menghasilkan sarjana di bidang informatika yang m...